Mengatasi Cholera (Berak Hijau) pada Unggas
Windha Diah Kristyanti

Definisi dan Penyebabnya
Kolera merupakan penyakit bakteri menular pada unggas yang telah menyebar ke seluruh dunia dan disebabkan oleh Pasteurella multocida (P. multocida). Unggas dapat tertular Pasteurella multocida setelah kontak langsung antara ayam sehat dan sakit serta ayam dalam masa pemulihan. Kolera juga dapat ditularkan melalui makanan, minuman, peralatan, tanah, hewan liar, atau burung.

Gejala
Ternak yang terinfeksi kolera menunjukkan beberapa gejala klinis kolera unggas yang terjadi perubahan anatomi pada organ-organ penderita yang terserang kolera unggas ini yang paling mencolok adalah pada jantung, baik pada epikardium, miokardium, maupun pada endokardium tejadi perdarahan yang berbentuk ptechiae echimosa.
Perdarahan seperti itu juga terdapat pada usus dan ginjal. Pada paru-paru, di samping terjadi perdarahan juga terjadi peradangan (pneumonia). Pada hati ditemukan bintik-bintik putih, di bawah kulit dijumpai adanya penimbunan cairan atau yang sering disebut dengan odema (Solfaine, 2010).
Gejala kolera sering ditandai dengan demam, bulu rontok, asupan cairan berlebihan melalui mulut dan hidung, peningkatan frekuensi pernapasan, sianosis pada pial dan jambul, serta sering disertai diare berwarna kehijauan. Saat ini, bentuk kronis terjadi pada ayam yang bertahan dari infeksi akut.
Gejalanya antara lain pial bengkak, depresi, pembesaran limpa dan liver, kesulitan bernapas, dan ayam menoleh ke samping serta mengalami ketimpangan, nanah, dan nekrosis kepala (kerusakan sel jaringan hidup). Kepala ayam terlihat bengkak.
Metode pengobatan
Meskipun penyakit kolera ayam memiliki risiko yang tinggi, penyakit ini dapat diobati dan mengurangi risiko hilangnya ternak dalam skala besar.
Perlu diketahui, pengobatan penyakit kolera pada ayam tidak hanya ditujukan untuk menyembuhkan ayam yang terjangkit penyakit kolera saja, melainkan untuk menurunkan angka kematian.

KOLERIDIN K 100



Ayam yang terjangkit kolera dapat diobati dengan Koleridin dan antibiotik.
Pencegahan
- Setelah mengetahui bahaya penyakit kolera ayam, penting untuk mengetahui cara mencegah penyakit kolera ayam sendiri.
- Ada dua cara yang sangat efektif untuk mencegah infeksi kolera pada ternak.
Langkah 1: Dapatkan vaksinasi
Vaksinasi pertama dapat diberikan pada ayam pada umur 6 sampai 8 minggu dan dapat dilakukan vaksinasi ulang setelah umur 8 sampai 10 minggu. Vaksin trivalen emulsi atau vaksin tidak aktif terdaftar untuk serotipe 1, 3, dan 4 dapat digunakan.
Indonesia sendiri memiliki beberapa bakteri komersial yang dihasilkan dari Pasteurella multocida, strain referensi X-73, P-1059, P-1662, atau strain lain dari negara asal produsen vaksin.
Penggunaan vaksin dari strain referensi dan isolat asing juga umum terjadi, namun pada kondisi tertentu wabah penyakit kolera masih terjadi pada unggas setelah vaksinasi.
Langkah 2: Manajemen kebersihan ternak
Kandang ternak yang terinfeksi kolera harus didesinfeksi secara menyeluruh dan menyeluruh serta didiamkan selama kurang lebih tiga bulan.
Hal ini harus dilakukan untuk memastikan kandang steril dan mencegah infeksi ulang pada ayam yang sehat. Langkah 3: Kebersihan kandang
Tidak ada yang lain. Kebersihan selalu menjadi prioritas utama kami. Mulai dari makanan, minuman, peralatan, kebersihan kandang hingga penjaga kandang harus dijaga dengan baik.
Selain kolera, ada beberapa penyakit lain yang umum terjadi pada ayam yang penting untuk dipahami. Penjelasan lebih detail dapat dilihat di sini.
Sekian ulasan mengenai pengertian penyakit kolera ayam, gejala yang perlu diperhatikan, risiko, pengobatan, serta cara pencegahan penyakit kolera pada ayam. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu menjaga kesehatan unggas Anda.
daftar Pustaka
- Solfaine, R. 2010. Kolera Unggas Pada Ayam Pembibitan. Patologi Anatomi FKH. http://fkhuwks.wordpress.com/karya-tulis-dosen/
- Zainudin. 2014. Studi Kasus Kolera Unggas Ayam Broiler pada Usaha Ternak Masyarakat Di Banda Aceh Secara Patologi. Jurnal Medika Veterinaria. 8: 57-59.
Artikel Baru Kami

Lalat pada Peternakan
10 Desember 2024

Perubahan Iklim terhadap Sapi
23 November 2024

Mencegah dan Mengatasi ILT
2 November 2024

Mengatasi Cholera Pada Unggas
29 Oktober 2024

Tingkatkan Produksi Susu
26 Oktober 2024



